phenomena
Protected: Finally i join…
Merdekaa…!

Dirgahayu Indonesia!! MERDEKAAAA…!!!
Something funny waktu nyari ini logo, sumpah asli pengalaman gue seach something di ‘internet jungle’ ga pernah sesusah nyari yang satu ini (sama kali yah susahnya sama si om Roy Suryo yang nyari Indonesia Raya 3 Stanza itu hihi…)
Gue nyari ini logo hanya untuk satu tujuan haha, taro ini logo di laporan piutang bulanan gue hahaha… fyi di laporan piutang gue udah beberapa kali gue taro something gambar (kok something sih…ketepa Robby “Candi” upss..) di header laporannya yang berhubungan sama bulan itu, misal kalo waktu Chinese New year ada gambar lampion2 gitu hehe, kalo valentine ada gambar Luv Luv gitu hehe.. nah kali ini Agustus gitu jadi gue mo masukin ntuh logo diatas.
Nah search di Google-nya apa coba? pusing kan..? mulai dari kata Merdeka, Indonesia, Dirgahayu, 62, logo,…. udah dikombinasiin sedemikian rupa tapi tetep gak dapet juga, alhasil inget kan ada situs nya SBY, eh ketemu tapi cuma seuprit kecil nian, di web nya DKI jakarta juga sama cuma better karena backgroundnya putih, masih bisa di-crop. Tapi akhirnya setelah perjuangan pantang menyerah (bg sound: maju tak gentar hehe..) ketemu di website resminya Indonesia (www.indonesia.go.id) asli seumur2 baru tau kalo Indonesia punya website eh?? bodo yang penting ketemu hehe..
MERDEKAAAA !!
Cina sialan
Kemaren sore pas pulang dari kota naik M12 kebetulan duduk di sebelah supir, pas sampai di daerah Gajah Mada ada bapak2 minta stop karena dia mau turun, lalu bayar ke supir dengan uang logam 500 saja, Si supir sambil bingung sambil bilang kalau itu kurang karena di bapak dari Glodok, lalu di bapak menambah sekeping 200 lagi, melihat si supir masih merasa belum cukup, ditambah lagi 500, masih belum cukup juga akhirnya si bapak menambah sekeping 500 lagi, dan karena memang belum cukup (lagi) akgirnya untuk terakhir kalinya si bapak menambah sekeping lagi 500, totalnya jadi 2.200 Si supir kemudian berteriak..Hoii… ini..! sambil berusaha memanggil untuk mengembalikan 200an logam kelebihannya itu. tapi si bapak tidak mendengar sepertinya. akhirnya m12 melaju terus menuju ke arah Pasar Baru, lalu terjadilah percakapan dengan penumpang belakang:
Penumpang: dibayar berapa tadi pak?
Supir: dasar pelit, masa cuma gopek, kan dari glodok dia..
Supir: masa bayar gopek, trus tambah 200, tambah gopek 2 lagi, baru tambah gopek lagi…
Penumpang: kok ada yah orang sepelit itu
Supir: iya, cina pelit…. dasar itu cina sialan…
Penumpang: kalau ga ada duit yah ga usah naik lah
Penumpang: tertawa kecil, iya kenapa yah cina itu pelit gitu
Supir: iya, nga tau diri itu, udah dia yang dulu nyiksa kita, ga sadar apa dia tinggal di mana
Percakapannya masih terus berlangsung tanpa sadar kalau di samping dia ada GUE yang masuk kategori yang dia sebut ‘cina’ itu. Sampai di Pasar Baru gue bayar 3000 dan dikembalikan 500 oleh sang supir. Kadang2 kalau dipikir2 bapak tadi memang kelewatan sih, cukup membuat kata CINA itu makin dibenci oleh oleh golongan2 tertentu. sadar ngak sadar diskriminasi ras masih terjadi di Indonesia, kebencian pribumi terhadap apa yang disebut CINA itu sangatlah kental tapi terkesan tidak terlihat. tapi kata2 si supir juga cukup membuat kuping saya panas, kenapa sih musti ada kata2 “cina, dasar cina sialan… ” kenapa ngak dia bilang “dasar orang pelit, bapak sialan…” Gue pikir kita sebagai CINA juga selalu berusaha seminimal mungkin untuk sekasar itu, pernah terbayang apa yang terjadi kalau ada seorang CINA berkata begini ke seorang PRIBUMI: “Dasar tiko sialan…” habislah dia dalam nama kebengisan. Tapi apa yang terjadi kalau seorang PRIBUMI bilang begini: “Dasar cina sialan…” maka dibenarlah dia dalam segala hal even dia salah.
Bisa ga sih dihilangkan sikap rasialis itu? no more CINA, no more PRIBUMI, yang ada cuma satu… INDONESIA..gampang kan?
Dress Code, Busway, Atitude, & Gay
4 kata yang sebenernya kalo dipikir-pikir ga ada nyambung2nya kalo disambung di satu kalimat. yoi banget. tapi buat gue malem ini coincidentally connected banget. It’s all begin pas pulang dari wedding-nya Yulius (congratz buddy!), kan resepsinya di gedung Panca Gatra (Lemhanas), berhubung ga kenal itu daerah gue perginya naek taksi, eh ternyata ga jauh2 amat dari halte busway Bank Indonesia, alhasil gue pulang pake busway toh deket gue pikir tinggal turun di Sawah Besar trus naek mikrolet ke rumah, ngirit banget
Tapi ada kejadian di busway yang akan kukenang sepanjang hidup haha.. ga sekali2 lagi deh abis dari kondangan pulang naek busway lagi. Pas naek ke buswaynya kondisi cukup padat jadi gue pas banget berdiri di depan pintu tengah busway pegangannya pun cuma bisa pegang pinggir. di belakang gue ada beberapa pribumi (maaf) yang cukup noisy tiba2 nyeletuk ke temennya bilang begini “badan lu bau bener sih” trus ketawa2 gitu. Asumsi gue sih itu nyindir gue karena mungkin parfum gue tercium ke dia agak nyengat kali yah (padahal cuma 2 semprotan lho..ck One Summer that dashyat-kah??) Gue diem aja cuek bebek.. trus dia tiba2 ngomong agak kenceng
Read the rest of this entry »
Burger King Review
Penasaran sama Burger King yang ngantrinya seaju-bile ga adat membuat gue akhirnya ikut ngantri juga tanggal 30 kemaren, gak kira2 lama ngantrinya tepat sejam! gue inget banget soalnya pas gue mulai ngantri jam di LCDnya jam 7.34 and struk gue dicetaknya tepat ’20.34′ udah gitu belakang gue ada 2 orang cowo Jepun gelo nyrocos ga ada brentinya pake bahasa Jepun yang gue ngak ngerti sama sekali dengan volume yang cukup keras kalo gue bilang, yang sampai membuat gue mengeluarkan hipotesa kalau “orang jepun itu bawel separoh mati” tapi antrian yang melelahkan selama 60 menit terobati setelah giliran gue tiba, overall pelayanannya sih kalo gue bilang OK, paling cuma SDMnya aja yang kurang dilatih, soalnya yang ngelayanin gue kayakya gak gitu familiar sama mesin kasirnya gitu ..lutchu.. Gue pesen Whopper (of course
) with extra Swiss Cheese soalnya Whopper biasa ga ada keju, masa makan burger ga ada keju? ngak sreg kyknya, tapi gue masih ngak ngerti beda keju biasa sama keju Swiss, even orgnya bilang katanya lebih manis waktu gue nanya. so.. 2 paket Whopper with extra Swiss Cheese, fries & cola diupsize jadi large (nambah nocenk doang) total jadi 86rebu, bayarnya pake gesekan pula hahahaha… (lumayan bisa muterin duit sebulan :p)
Read the rest of this entry »
Gerhana Bulan
Gerhana Bulan kembali hadir di Indonesia. Kali ini penampakannya lebih baik dibandingkan penampakan gerhana bulan September tahun lalu. Sayangnya momen gerhana total terjadi persis ketika bulan tenggelam di horizon barat. Namun untuk wilayah Indonesia bagian barat masih agak beruntung menyaksikan momen gerhana total, walaupun tidak sampai selesai. Pengamatan gerhana bulan total juga -mungkin, tetapi semoga tidak..- terkendala dengan kondisi cuaca yang agak mendung di beberapa wilayah Indonesia.
Tempat pengamatan terbaik adalah Eropa, Afrika, dan Jazirah Arab. Di Indonesia, wilayah optimal pengamatan adalah Nangro Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Riau.
Momen ke momen untuk Indonesia
Penumbra masuk ke piringan bulan pada pukul 03.18 WIB. Pada saat ini kita masih belum melihat ada sesuatu yang signifikan pada cahaya bulan. Wilayah Papua, Maluku, dan sekitarnya sudah tidak bisa mengamat pada pertengahan momen bulan ada di penumbra.
Kontak pertama umbra akan terjadi pada pukul 04.30 WIB. Akan terlihat ada bayangan tipis yang mulai memasuki piringan bulan. Bulan akan semakin terlihat gelap hingga saat total terjadi. Peristiwa ini masih bisa disaksikan di wilayah Sulawesi, Bali, Kalimantan dan Jawa.
Momen total akan terlihat pukul 05.44 WIB. Daerah yang masih bisa mengamati perstiwa ini adalah wilayah Sumatera bagian tengah (termasuk Bengkulu) hingga Aceh.
Puncak gerhana akan terjadi pukul 06.20 WIB. Aceh dan Sumatera Utara masih mungkin untuk mengamati peristiwa total ini, sementara cahaya fajar sudah semakin kentara.
Bulan akan meninggalkan Umbra pukul 08.11 WIB dan gerhana berakhir pukul 09.23 WIB.
Cara mengamat
Bagaimana cara mengamati gerhana bulan? Cara yang paling nyaman memang dengan teleskop. Teleskop berukuran 5 hingga 10 centimeter sudah cukup nyaman. Peralatan lain yang juga sangat membantu adalah binokuler (teropong medan)! Jangan ragu-ragu mengarahkan binokuler anda ke arah bulan, coba perhatikan wilayah umbra yang merangkak pada permukaan bulan. Cara lain adalah dengan mata telanjang, walaupun efek yang terlihat tidak begitu sensasional, tetapi anda dapat membedakan penampakan; sebelum gerhana, ketika bulan masuk penumbra, bulan masuk umbra, dan saat total.
Memotret gerhana
Karena gerhana kali ini terjadi ketika bulan akan tenggelam, maka alangkah baiknya jika dilakukan pemotretan dengan sudut lebar sambil menangkap foreground yang menarik. Bagi yang memiliki lensa tele dengan fokus sangat panjang, pemotretan sebaiknya dilakukan dalam sequences dengan periode tertentu sehingga hasilnya dapat disusun dalam bentuk mozaik yang baik. Eksposur yang baik untuk memotret gerhana bulan total bervariasi dari 1/100 detik hingga 1/4 detik. Silahkan memvariasikan eksposur dan harga ISO sesuai dengan keinginan. Tentunya kita menginginkan kontras yang cukup untuk bayangan bumi dan cahaya permukaan bulan.
Gerhana bulan di Indonesia
September lalu gerhana bulan yang terjadi adalah gerhana bulan umbra sebagian. Ketika itu kita harus menengadah untuk melihat gerhana karena bulan nyaris di dekat zenith ketika umbra mulai menyentuh piringan bulan.
Gerhana Bulan Total selanjutnya akan menghampiri Indonesia pada 28 Agustus 2007. Saat itu gerhana akan terlihat di horizon timur ketika bulan baru saja terbit.


Garfield
Meebo