Cina sialan

Kemaren sore pas pulang dari kota naik M12 kebetulan duduk di sebelah supir, pas sampai di daerah Gajah Mada ada bapak2 minta stop karena dia mau turun, lalu bayar ke supir dengan uang logam 500 saja, Si supir sambil bingung sambil bilang kalau itu kurang karena di bapak dari Glodok, lalu di bapak menambah sekeping 200 lagi, melihat si supir masih merasa belum cukup, ditambah lagi 500, masih belum cukup juga akhirnya si bapak menambah sekeping 500 lagi, dan karena memang belum cukup (lagi) akgirnya untuk terakhir kalinya si bapak menambah sekeping lagi 500, totalnya jadi 2.200 Si supir kemudian berteriak..Hoii… ini..! sambil berusaha memanggil untuk mengembalikan 200an logam kelebihannya itu. tapi si bapak tidak mendengar sepertinya. akhirnya m12 melaju terus menuju ke arah Pasar Baru, lalu terjadilah percakapan dengan penumpang belakang:

Penumpang: dibayar berapa tadi pak?
Supir: dasar pelit, masa cuma gopek, kan dari glodok dia..
Supir: masa bayar gopek, trus tambah 200, tambah gopek 2 lagi, baru tambah gopek lagi…
Penumpang: kok ada yah orang sepelit itu
Supir: iya, cina pelit…. dasar itu cina sialan…
Penumpang: kalau ga ada duit yah ga usah naik lah
Penumpang: tertawa kecil, iya kenapa yah cina itu pelit gitu
Supir: iya, nga tau diri itu, udah dia yang dulu nyiksa kita, ga sadar apa dia tinggal di mana

Percakapannya masih terus berlangsung tanpa sadar kalau di samping dia ada GUE yang masuk kategori yang dia sebut ‘cina’ itu. Sampai di Pasar Baru gue bayar 3000 dan dikembalikan 500 oleh sang supir.  Kadang2 kalau dipikir2 bapak tadi memang kelewatan sih, cukup membuat kata CINA itu makin dibenci oleh oleh golongan2 tertentu. sadar ngak sadar diskriminasi ras masih terjadi di Indonesia, kebencian pribumi terhadap apa yang disebut CINA itu sangatlah kental tapi terkesan tidak terlihat. tapi kata2 si supir juga cukup membuat kuping saya panas, kenapa sih musti ada kata2 “cina, dasar cina sialan… ” kenapa ngak dia bilang “dasar orang pelit, bapak sialan…” Gue pikir kita sebagai CINA juga selalu berusaha seminimal mungkin untuk sekasar itu, pernah terbayang apa yang terjadi kalau ada seorang CINA berkata begini ke seorang PRIBUMI: “Dasar tiko sialan…” habislah dia dalam nama kebengisan. Tapi apa yang terjadi kalau seorang PRIBUMI bilang begini: “Dasar cina sialan…” maka dibenarlah dia dalam segala hal even dia salah.

Bisa ga sih dihilangkan sikap rasialis itu? no more CINA, no more PRIBUMI, yang ada cuma satu… INDONESIA..gampang kan?

Trackback URL

  1. fick yi
    27/08/2007 at 2:33 pm Permalink

    yah emang tiko pada dasarnya kayak gitu…. mau lu apaain.

  2. ZXV
    04/07/2008 at 8:33 pm Permalink

    KENALIN ZXV_GENK…………………..
    Hehehe……

  3. jay
    05/07/2008 at 2:14 pm Permalink

    emg tuh bapak jg salah org jadul bgitu si..
    si supir apalagi songong ucapanny,urusan sibapa mah urusan sbapak aje
    jgn bw2 cina,dsr t*k*

  4. idblack
    15/11/2008 at 9:20 pm Permalink

    Maaf saya kurang setuju…pada kenyataanya kita lihat sendiri bagaimana cara berpikir orang tionghoa terhadap kaum pribumi, mereka tidak memiliki rasa nasionalisme, bahkan menggunakan bahasa indonesia hanya karena terpaksa,belum lagi sistem bisnis mereka yang memperlakukan kita orang pribumi seperti babu… saya berkuliah di tempat yang mayoritas cina,kalau diperhatikan jelas sekali orang cina membuat pergerakan yang membahayakan kedepannya, mbak chewie_chan… saya bisa bertanya??? kapan anda menyanyikan himne kebangsaan kita dengan perasaan syahdu,larut mengingat perjuangan pahlawan kita???? Lagian indonesia jelas tidak mendiskriminasikan…hanya orang cina nya sendiri yang tidak mau bergabung dan merasa berbeda dengan yang lainnya… sadarlah…

  5. jaja
    18/11/2008 at 2:48 pm Permalink

    sebenernya sih ga ada bedanya cina ma pribumi,
    buktinya kita sama2 makan, minum, ktawa bahkan sampe ngejek sekalipun..
    jadi apa yang dipermasalahkan?
    sy sbagai china juga ga enak ngedenger kata2 itu,
    ngapain sih dipermasalahin?
    ras aja dipermasalhin, sekya dasar..

  6. Matthewz
    17/12/2008 at 3:25 pm Permalink

    hahaha… abis cina yang (maaf) ngbuat sial dulu si.. ehh nggak juga sih maksudnya yang tertentu tuh kayak anjings
    mhuahahahahaah untung aku bukan cina.. hhahahaahahah amin ya allah!